Filosofi Metamorfosis
Sebuah Kisah (diceritakan oleh guru saya yang paling sabar, Ustadz Anas) Suatu hari, seseorang duduk mengamati kepompong yang dengan segera akan bermetamorfosa menjadi kupu-kupu cantik. Kepompong itu terpecah sedikit demi sedikit hingga samar-samar terlihatlah bakal sayap kupu-kupu yang indah. Namun sang calon kupu-kupu itu terlihat sangat susah payah keluar dari kepompong. Sehingga orang tersebut merasa kasihan. Karena tak sanggup menonton kerja keras sang calon kupu-kupu, ia pun bangkit dari duduknya lalu membantu sang calon kupu-kupu untuk keluar dari kepompong, dia menggunting kepompongnya. Tak perlu usaha keras dan hanya butuh waktu singkat, keluarlah kupu-kupu tersebut dengan sayap kerdil yang berkerut, tak seperti sayap kupu-kupu pada umumnya. Orang tersebut lalu tersenyum karena merasa telah membantu dan berdalih bahwa sayapnya akan merekah seiring berjalannya waktu. Betapa menyesalnya orang itu ketika mendapati bahwa sang kupu-kupu tersebut tak bisa terbang. Sayapnya yan...