Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2015

Berjuta Rasanya (Tere Liye versi muslim sejati)

Gambar
(Sumber gambar: arisnafauzia.blogspot.com) Untuk kita, yang terlalu cemas walau sekadar menyebut namanya dan sesegera mungkin mengusir bayang tentang dirinya Untuk kita, yang  terlalu malu ketika ingin mengungkapkan harapan dan cinta pun jika ungkapannya tersembunyi di balik sajak puisi Untuk kita, yang menyebut namanya dalam do'a pun tak berani takut-takut jika hati ini disemai dengan benih cinta yang tak halal Kita, dengan semua rasa yang fitrah tak akan merona hanya karena mendengar suaranya Kita, yang akan dengan keras melarang jantung ini berdegup kencang ketika bertemu bahkan belum sungguhan berpapasan dengannya Maka semoga. hati ini tak pernah berpaling dari penciptanya Pemegang setiap hati Maha dari segala cinta....   (Sumber gambar: fris_tya)

Tentang Aku

Gambar
Aku adalah angin yang berkelana dalam diam tanpa petuah yang menjadikan dunia ini tetap hidup. Tak ada yang membantuku untuk lenyap darinya. Mereka adalah molekul yang membuatku   menjelma jadi api. Tak ada yang membantuku untuk bertahan padanya. Mereka adalah terik matahari yang membuatku men gua p jadi air. Aku adalah air yang menyatu bersama debu. Tak ada mata yang menjadi saksi perjuangan hidup yang kita hadapi. Mereka adalah musim yang menyamar jadi tanah. Dan mereka memaksaku berubah jadi seonggok tanah yang tak tahu siklus penjelmaan. Dan tak ada doa yang menerbangkanku menapaki langit. Karena aku adalah tanah yang tersiram oleh musim dingin sepanjang tahun. Lalu aku tumbuh menjadi kayu yang kau kenal sebagai batang, kaki ku menjelma jadi akar yang berkelana ke dalam tanah masa lalu. Tanganku berubah jadi ranting yang ditumbuhi dedaunan masa kini . Tak ada jiwa yang mampu menafsirkan penjelmaan kita. Aku adalah sehelai daun kering yang gugur ketika kau te...