Sociophrenia
Istilah sociophrenia pertama kali diperkenalkan oleh psikolog Universitas Indonesia, Sarlito Wirawan Sarwono yang diambil dari nama salah satu penyakit psikologis yang disebut skizofrenia. Dimana skizo berarti jiwa dan phrenia berarti terbelah. Sedangkan Istilah tersebut ia pakai untuk menyebutkan mereka yang sering memiliki masalah pada hubungan sosialnya. Salah satu yang dicontohkan dalam bukunya yang berjudul “sociophrenia” adalah pemilihan gubernur di papua yang sudah makan korban yaitu juru kampanye yang tewas dikeroyok oleh massa yang tidak senang. Namun peristiwa tersebut adalah masalah sosial yang sangat kompleks. D ari penalaran itu, orang-orang sociophrenia yang masih berstatus ringan sering kita jumpai bahkan mungkin diri kita. Terjadinya sociophrenia dapat disebabkan oleh modernisasi zaman yang serba berteknologi. Pergeseran kehidupan banyak orang ke dunia maya bisa jadi mengakibatkan dunia nyata ini menjadi sepi -bahkan mungkin akan kosong. Pemandangan yang sudah lazim...