Menunggu Pulih


Surga mungkin sudah menutup pintunya
Dari aku yang penuh khilaf dan dosa
Hatimu mungkin sakit tersayat
Dari kesal ku yang meluap-luap

Tapi ada satu kata yang memberiku harapan
Tobat namanya
Walau maaf sulit kuucap
Bisakah kualunkan dengan cara yang lain

Kita tersakit-sakit karena serakah orang lain
Lalu, kenapa menghukumku seperti ini
Mungkin memang pergi jalan terbaik
Agar hatimu memulih kembali

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Filosofi Metamorfosis

Seni Bergembira II

Agar Hujan Lebih Bermakna